Minggu, 27 Mei 2018

Mengenal Tentang Buah GAC, "Buah" Dari Vietnam

Mengenal Tentang Buah GAC, "Buah" Dari Vietnam

Mayoritas warga Indonesia mengenal gac sebagai buah baru dari Vietnam. lantaran di Vietnam dan Indochina umumnya, buah gac dibudidayakan dengan cara komersial. tidak hanya dikonsumsi, gac juga merupakan bahan agroindustri minuman, dan kosmetik. Padahal buah gac ada juga di Indonesia termasuk juga Jawa. Penyebaran gac mulai dari selatan RRT, Indochina, hingga ke Indonesia dan Australia Utara.

Di Indonesia, buah gac (Momordica cochinchinensis) dinamakan tepurang, pupia, pakurebu, teruah dan torobuk. Dalam bahasa Inggris gac dinamakan red melon, baby jackfruit, spiny bitter gourd, sweet gourd, dan cochinchin gourd. Gac masi satu jenis dengan paria (pare) pahit (Momordica charantia). Bedanya, buah gac berberbentuk bulat atau lonjong seukuran bola rugby. Kulit buah keras dgn permukaan bergerigi, berwarna cokelat kehijauan, setelah itu jingga kemerahan disaat masak. Lain dgn paria, buah gac tak pernah digunakan sebagai sayuran dgn cara dipanen muda.

Di Vietnam, Laos, Kamboja dan Thailand, buah gac bakal dipelihara hingga tua, sampai warna kulit buah berangsur memerah atau jingga. searah dgn itu, daging buah yg kala mentah keras ini dapat jadi lunak, dan bagian dalamnya berongga. kalau di buka, di dalam buah dapat terlihat isi buah dgn lapisan pulp berona merah darah seperti pada pulp buah paria. Pulp inilah yg digunakan sbg minuman kesehatan, pewarna makanan, dan kosmetik. aroma pulp tak terlalu tajam, akan tetapi bertahan lumayan lama, dgn rasa tawar. Pemanfaatan gac yang sebagai minuman dan pewarna makanan, sesungguhnya bukan lantaran wangi-wangian, atau warnanya, sebaliknya dalam pulp buah tersebut terkandung lycopene, beta carotene, zat vitamin A, dan zeaxantine. 

Pemanfaatan Buah Gac

Mengenal Tentang Buah GAC, "Buah" Dari Vietnam

Pemanfaatan pulp buah gac, serupa dgn pulp buah merah papua (Pandanus conoideus). secara tradisional, penduduk Papua memakai sari buah merah juga sebagai saus makan. alasan penduduk Papua memakai buah merah, bukan dikarenakan hal rasa, bebauan atau warnanya, melainkan untuk maksud kesehatan. biasanya pulp buah gac dijual dalam wujud larutan (juice). cuma sebahagian kecil dalam wujud pasta (konsentrat), dan serbuk. Gac juice kebanyakan dikemas dalam botol dan kaleng. selain di kedai pengecer, minuman buah gac telah dijual di website penjualan online. Di website penjualan online Alibaba, gac juice dalam kaleng ditawarkan 4,6 hingga 7,8 dolar AS per kotak, dgn minimal order 200 karton.

supaya dapat mendapati asupan beta karoten secara rutin, penduduk tradisional konsumsi bahan pangan dgn kandungan beta karoten tinggi berupa saus buah merah dan gac. Di Indonesia, buah gac nyaris tidak dikenal. sedangkan gac berkembang secara liar di hutan-hutan Indonesia. warga bali ada yg memakai gac yg tumbuh di hutan, sbg perlengkapan acara adat tertentu. Di Jawa, gac nyaris tidak dikenal. sampai-sampai waktu disebutkan tepurang juga sebagai nama Indonesianya, sebahagian besar penduduk tetap tidak tahu. saat ditunjukkan fotonya pun mereka tetap tidak tau dan beranggapan gac sebagai buah yg aneh, atau buah yg baru didatangkan dari luar negari. Mereka yg menemukan buah gac di hutan masih beranggapan buah ini beracun.

Budidaya Tumbuhan Gac

Gac yaitu pohon merebak, seperti markisa. Umur berbuah antara satu hingga dgn dua tahun sejak tanam. karena pohon merambat, budi daya gac mesti memakai pagar, atau dirambatkan ke pohon/perdu. contohnya ke pohon lamtoro. Gac adalah pohon berumah dua. Artinya bunga jantan dan bunga betina berada pada dua individu pohon berbeda. bila yg ditanam cuma gac berbuah jantan, tidak dapat menghasilkan buah. jikalau yg ditanam gac betina, bakal bisa berbuah invertil. Artinya buah itu tidak berisi biji, atau berisi biji tapi isi biji tersebut hampa. karenanya, paling sedikit kita mesti membudidayakan tiga individu tumbuhan gac biar ada tanaman betina dan tanaman jantan sampai dipastikan dapat membuahkan buah.

Biji buah gac berbentuk seperti biji buah paria, cuma berukuran lebih besar, berukuran kurang lebih 1,5 hingga 2 centimeter, dan berwarna coklat kehitaman. Kulit buah gac tebal dan menyusuk seperti kulit buah genus Momordica pada umumnya. biarpun berkulit keras, buah gac gampang sekali dikecambahkan. Sebelum dikecambahkan, pulp yg membungkusnya mesti dikelupas, kemudian isi buah dicuci hingga bersih. Penyemaian buah gac dgn memakai serasah daun-daunan yg sudah 50% mengompos. dgn sarana ini, buah gac dapat tumbuh dalam jangka waktu kira2 satu minggu. Pertumbuhan semaian gac amat sangat cepat, sampai harus langsung dipindahkan ke ruangan penanaman.

Manfaat Lain Buah Gac

cuma sebahagian kecil buah gac dimakan segar, baik pada minuman ataupun pewarna makanan. sebahagian besar buah gac di Vietnam dan Thailand masuk ke dunia industri guna diolah jadi juice, konsentrat, dan sbg bahan kosmetik (lulur), untuk kulit dan tubuh. Di Thailand pemanfaatan pulp buah gac juga sebagai pewarna makanan tak sepopuler seperti di Vietnam. Di Vietnam gac adalah buah yg penting secara nasional. bagi hri raya Tet (Tết Nguyên Đán, perayaan Pagi pertama, thn Baru Vietnam); disajikan masakan ketan dgn buah gac. Menu ini dinamakan Xôi Gấc, terbuat dari butir-butiran ketan, pulp buah gac, arak masak (Angciu), santan, garam dan gula.

Di RRC, gac kian dibudidayakan juga sebagai bahan obat tradisional. selain pulpnya, biji buah gac juga dimanfaatkan sebagai bahan obat. Bahkan biji buah gac juga dikeramatkan, sebab kerutan di atas permukaan kulit biji buah dianggap berupa kaligrafi huruf China. Selain menggunakan gac dengan cara tradisional, RRC juga serius mempertimbangkan khasiat gac, terutama dalam rangka menggali potensinya juga sebagai obat kanker.

0 komentar

Posting Komentar